I'm Agustin Nurul

Sustainability Enthusiast

Senin, 11 Januari 2016

DREAM
Bismillahirrahmaanirrahiiim

Subhanallah memang ketika keinginan hati sudah memuncak dan telah digerakkan-Nya gak ada halangan apapun yang menghalangi terciptanya sebuah karya. Keinginan yang luarbiasa namun raga yang masih malas untuk bertindak apalah daya. Tubuh akan tetap dalam keadaanya. Perlu paksaan untuk memulai sebuah keluarbiasaan yang insyaallah akan tercipta.

Setiap orang tentunya memiliki banyak keinginan. Ingin ini, ingin itu, bahkan punya orang lain yang udah haknya orang lain pun dipengeni. Bukan hal yang tabu, memang manusiawi hal tersebut ada. Tapi bagaimana cara kita menjadikan itu semua bukan hanya sebuah keinginan semata namun kita wujudkan melalui tindakan yang real.

Mimpi, sebuah kata yang terdiri dari 5 huruf yang mampu menampung keinginan dari seluruh manusia di dunia. Mimpi itu seperti sebuah peta, sebuah petunjuk ke arah mana kita harus berjalan, kemana tujuan akhir kita berlari, dan di mana kita harus mendarat setelah melalui penerbangan yang melelahkan.


Mungkin hanya sebagian kecil atau bahkan gak ada orang besar yang gak punya mimpi. Orang besar adalah orang kecil yang bermimpi besar. Orang yang bermimpi besar akan punya keinginan dan usaha yang lebih besar dari orang yang hanya sekedar bermimpi. Ada pepatah yang mengatakan ‘bermimpilah setinggi tinggi langit meskipun jatuh kau akan jatuh diantara bintang bintang’. Jika ditelusuri, bener juga itu pepatah. Sekarang kalau kita Cuma mimpi sampek bintang, iya kalau berhasil kita bisa sampek bintang nah kalau gagal mau jatuh ke mana? Contoh konkret nya, kalau kita  bermimpi jadi presiden kalo berhasil ya jadi presiden kalo gagal ya paling pol jadi ketua RT, nah kalo mimpinya aja jadi ketua RT ya udah mentok berhasil ya jadi ketua RT, itu kalau berhasil nah kalau gagal? Capek deh..

Namun, kali ini aku merasa ada beda pendapat dengan temanku yang baru saja bercerita tantang mimpi. dia berkata bahwa semakin kamu ungkapkan mimpimu pada orang banyak kau akan mendapat doa dari orang banyak pula. awalnya aku setuju sebelum kejadian ini benar membuat image teman dekatku menjadi tak lagi sedekat sebelum aku bercerita tentang mimpiku..

Mungkin saat itu, saat aku bercerita padanya tentang mimpiku esok.. Aku berfikir bahwa mereka akan memberiku support untuk mengejarnya sampai dapat.. Begitu bangganya aku menceritakan mimpi mimpiku pada mereka dengan harapan seperti itu.. Tapi tak disangka menurutku merekalah yang membuatku merasa dijauhi mimpi itu.. Mereka yang kuceritakan tentang seluk beluk mimpiku dan kemampuanku untuk meraihnya malah ikut menjadi pengejar mimpi yang sama..

Aku tak tahu apakah ini memang egoku yang amat besar atau apa.. Tapi aku kecewaa pada mereka.. Di depan mereka juga mengungkapkan mimpi mimpi mereka padaku.. Tapi dibelakang mereka mengungkapkan pada yang lain tentang mimpiku namun itu semua mereka ceritakan pada orang lain sebagai mimpinya.. Aku tak masalah jika mereka berkata langsung tentang mimpi yang sama.. Mari meraihnya bersama.. Mari mengejarnya bersama.. Tapi tidak dengan cara ini..

Tindakan yang mengecewakan teman, bukan apa jika impian ini memastikan kita untuk bisa mendapatkannya bersama.. Namun, mimpi ini memiliki peluang besar untuk menyingkirkan satu diantara kita untuk menjadi peraihnya..

Tak ada yang dapat aku lakukan selain meminta pada sang pemilik impian ini yang sebenarnya.. Semoga harapan kita will be come true.. Tak tau bagaimana caraku mendoakanmu kawan.. Tapi semoga terbaik untuk kita..

Hal sepele ini mungkin tak seberapa berarti bagi sebagian orang di luaran sana tapi percayalah aku, kamu, kita, dan kalian semua benar benar butuh impian.. Hidup ini tergantung indah pda impian itu.. Tergantung kita mau terus bermimpi seindah indahnya atau bangun dan kejar mimpi indah itu satu demi satu.. 


11-1-16>>11:04

There is no OUTPUT without INPUT.

0 Comments:

Posting Komentar

What clients say

Start Connect With Me

Contact Us

Agustin Nurul
@agustinurul
Banyuwangi,Indonesia