Catatan Ramadhan : Jihad Katanya
Jihad katanya..
Membasmi kemungkaran katanya..
Membela agama katanya..
Dengan membasmi kehidupan..
Lalu dimana sisi manusiamu..
Kau ingin dicintai Tuhan..
Tapi kau merusak ciptaannya..
Kau ingin diakui hambaNya Tuhan
Tapi tak mencintai hamba lainnya..
Hari ini.. hari yang ditunggu kedatangannya..
Dirindukan rutinitasnya..
Dinikmati kegiatannya..
Lalu bagaimana denganmu?
Ketika semua orang berdoa..
Untuk disampaikan pada hari ini..
Kamu memilih tak menemuinya..
Walaupun itu sudah terlukis di lauhul mahfudzNya..
Alangkah indah jika khusnul khotimah diiringi doa orang sekitar..
Bukan sekedar khusnul khotimah menurut pandanganmu sendiri..
Tapi hujatan nitizen turut mengiringi kepergianmu..
Allahummaghfirlahu..
Semoga Tuhan mengampunimu..
Semoga kami bisa mengikhlaskanmu..
Mengikhlaskan juga perbuatanmu..
Ya kami manusia..
Kami mencintaimu sebagai manusia..
Tapi jika kau menyakiti manusia lainnya..
Kami juga tersakiti..
Karena kami manusia..
Bait itu yang kami jadikan panutan agar muncul sisi kemanusiaan dalam diri kami..
Semoga cukup sampai di sini..
Tak ada generasimu yang lain..
Tak ada penerusmu yang lain..
Terimakasih telah mengingatkan kami..
Toleransi itu penting..
Mencintai sesama meski buka segolongan itu indah..
Menjadi damai dalam keberagaman itu harapan semua..
Terima Kasih..
1 Ramadhan 1439 H
22.25
Kamis, 17 Mei 2018
0 Comments:
Posting Komentar